Di tengah malam yang sunyi,
Bintang-bintang berbisik lembut,
Seperti rahasia yang terpendam,
Tentang kau yang pergi, tanpa jejak.
Langit kelam menampung rindu,
Angin berdesir membawa cerita,
Tentang langkah-langkah yang sirna,
Meninggalkan bayang-bayang di hati.
Kau adalah embun pagi,
Yang menguap saat mentari menyapa,
Hilang dalam cahaya,
Tak tersisa, tak terduga.
Jejakmu terhapus oleh waktu,
Seperti pasir di tepi pantai,
Gelombang datang, menutup cerita,
Meninggalkan kenangan yang tak terucap.
Namun di setiap detak jantung,
Ada namamu yang terukir,
Dalam hening, dalam sepi,
Kau tetap ada, meski tak terlihat.
Menghilang tanpa jejak,
Seperti mimpi yang tak terulang,
Tapi dalam setiap hembusan nafas,
Kau akan selalu hidup, dalam kenangan.

1 Komentar
Menyentuh sekali kakaaa 🥺
BalasHapus